Artikel ini diambil dari laman Gereja Katolik di Facebook.
Terima kasih Dr. Andar Ismail atas inspirasinya.
=========================================================================
Selamat Pagi, putera-puteri Gereja Katolik!
Seperti biasa aku bangun tergesa-gesa.
Langsung mengurus ini dan itu.
Terburu-buru makan, tergopoh-gopoh ke tempat kerja.
Aku tidak mempunyai cukup waktu. Aku orang sibuk, banyak tugas, banyak acara; karena itu aku tidak sempat berdoa. Hari itu segala yg kulakukan menubruk ke sana-sini.
Persoalan datang bertubi-tubi.
"Mengapa Tuhan tidak menolong?" Aku bertanya.
Tuhan menjawab, "tetapi kamu tidak meminta."
Aku ingin hari itu bertabur bunga-bunga keberhasilan, namun yg kudapati adalah belukar berduri.
Aku heran mengapa Tuhan tidak menunjukkan jalan.
Tuhan balas bertanya, "mengapa kamu tidak mencari?"
Persoalan demi persoalan membuat aku terjerembab, aku putar otak dan berupaya, namun sia-sia.
Dalam hati aku menggugat mengapa Tuhan tidak memberi jawab.
Tuhan berkata, "tapi kamu tidak bertanya."
Jalan macet menghadang, jalan buntu menunggu.
Beban masalah menekan aku menunduk.
Pelbagai kunci kucoba membuka pintu.
Tersenyum Tuhan berucap, "Mengapa kamu tidak mengetuk?"
Kepalaku oleng bak kapal bersandar tanpa sauh, hatiku gelisah meronta seperti ikan dalam pukat.
Aku merintih, "Tuhan, mengapa Engkau begitu jauh?"
Tuhan menjawab, "Tapi kamu tidak mendekat."
Lalu mulai pagi ini, aku terlebih dulu menenangkan diri.
Berkonsolidasi, mencari visi, merenung sejenak.
Begitu banyak yang hari ini perlu kukerjakan...
Tapi justru sebab itu aku membuka hubungan,
"Selamat pagi, Tuhanku Yesus Kristus..." ~Dr. Andar Ismail
"Tempora mutantur et nos mutamur in illis!"--"Waktu berubah dan kita pun berubah seiring dengannya."
[+In Cruce Salus, Pada Salib Ada keselamatan, II, 2, 2. Thomas A Kempis, Imitatione Christi]
=========================================================================
No comments:
Post a Comment